Tag Archives: review

Tes 17 Jam Pemakaian Foundation Estee Lauder Double Wear Stay in Place

Standard

Halo, semuanya!

Dari judulnya, teman-teman yang follow blog ini pasti sudah bisa menebak bahwa postingan kali ini akan membicarakan hal yang sangat-sangat berbeda dengan yang biasa saya tulis di sini. Bagi teman-teman beauty lovers yang sampai di blog ini karena ingin membaca review tentang foundation ini, selamat datang dan salam kenal!

Mungkin untuk perkenalan sedikit, saya sendiri adalah seorang beauty enthusiast yang sebenarnya sudah cukup lama hobi mencoba-coba beauty products, tapi baru kali ini saya benar-benar ingin menuliskan review sebuah produk seperti ini. Ini adalah kali pertama saya menulis post dengan tema seperti ini jadi mohon maaf jika ada yang kurang jelas dalam penjabarannya nanti, ya. Baiklah tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai saja reviewnya! ^^

Intro

Seperti yang mungkin sudah teman-teman ketahui, foundation (mulai sekarang disebut foundie saja ya) Estee Lauder adalah salah satu foundie high end paling tersohor di kalangan beauty guru. Namun, disebabkan harganya yang memang tidak terjangkau, saya selalu maju mundur untuk membelinya, meskipun dia telah ada di wish list saya sangat lama.

Saya sendiri, selama sekitar 4 tahunan ini lumayan suka mencoba-coba berbagai produk kecantikan, tidak pernah memiliki produk high end apa pun. Semua produk yang saya pakai adalah drugstore atau lokal. Namun saya tahu, jika suatu saat ini saya akan pada akhirnya membeli produk high end, produk pertama yang saya beli akan berupa foundie. Karena menurut saya, make up akan terlihat bagus jika base-nya atau dasarnya lah yang bagus. Oleh sebab itu, foundie estee lauder ini memang ada di no.1 wish list saya.

Hingga akhirnya pada bulan Juni 2018 lalu, ceritanya tabungan saya sudah terkumpul alhamdulillah, saya pun mulai browsing shade foundie estee ini yang cocok untuk warna kulit saya. Dari hasil browsing ini, sebenarnya saya masih ragu mau ambil shade yang mana. Sementara, saya memang berniat beli online saja karena harganya yang jauh lebih murah daripada di konter resmi (maaf ya, estee). Ada juga online shope yang menjual versi shared-nya, namun saya merasa harganya tidak worth it dibanding beli langsung full sized (karena saya sudah yakin saya mau beli full sized jadi tidak merasa perlu beli shared). Alhasil saya pun belum jadi beli online.

Hingga pada bulan Juli 2018, saya ada keperluan ke Singapura, maka saya pun memutuskan membeli di duty free bandara Changi saja sekalian swatch shade-nya langsung di kulit saya. Akhirnya, inilah shade tercocok bagi kulit saya, yaitu Estee Lauder Double Wear Stay in Place SPF 10 2N2 Buff.

Kondisi Wajah Saya

Sebelum kita lanjut ke review pemakaian, ada baiknya saya jelaskan juga tipe kulit saya. Kulit saya termasuk oily-combination, berminyak di bagian T-zone namun tidak terlalu parah, kering sekali di bawah mata, dan normal di bagian lain. Bagian yang kering di bagian bawah mata ini sering patchy jika foundienya tidak cocok, dan pasti creasing kalau pakai concealer terlalu banyak, jadi memang agak tricky.

Saya memiliki jerawat hormonal, yaitu PASTI berjerawat satu dua biji saat lagi ‘dapet’. Jadi di wajah saya banyak bekas jerawat yang menghitam. Namun untuk tekstur cenderung rata, tidak bopeng-bopeng, dan tidak ada jerawat meradang yang merah-merah.

Selain itu, hidung saya cukup sering komedoan, dan pori-pori di sekitar hidung cukup besar.

Review Pemakaian Selama 17 Jam

Sejak saat beli itu hingga sekarang ini, saya sudah cukup sering menggunakan foundie ini dan alhamdulillah cocok di kulit saya yang oily-combination serta tidak menimbulkan jerawat atau breakout. Namun, saya belum pernah benar-benar memakainya dalam waktu yang lama dan dalam kondisi tidak ideal (cuaca panas dan mobilitas tinggi). Jadi saya belum pernah benar-benar membuktikan claim-claim yang disebutkan estee di websitenya ini:

Flawless. Natural. Matte. Feels lightweight and so comfortable, you won’t believe it’s super long wear. No touchups needed.

Unifies uneven skintone and covers imperfections with buildable, medium-to-full coverage.

Stays color true. Won’t look grey on deeper skintones.

Double Wear is oil-free and oil-controlling. Waterproof and transfer-resistant, it lasts in hot and humid weather.

Keeps up with your busy day. For millions of women, it’s Double Wear or nothing. Put it on once and don’t think twice.

Kesempatan itu akhirnya datang pada akhir Oktober 2018 lalu. Saya dijadwalkan untuk menghadiri pelantikan dokter sepupu saya. Acara akan berlangsung dari pukul 07.30 pagi hingga 13.00 siang, lokasi semi-outdoor (di ruangan terbuka namun ada atapnya), ada jadwal makan siangnya, dan saya akan mengenakan kebaya. Saya pun lagi ‘dapet’ jadi tidak perlu wudhu sama sekali. Pas sekali ya semua kondisi ini sangat mendukung untuk mencoba ketahanan suatu foundie. Maka saya pun sudah meniatkan akan memakai foundie estee dari pagi sampai malam sebelum tidur.

Semalam sebelum hari H, saya juga menyempatkan membersihkan komedo dengan Innisfree Blackhead Balm dan Biore Pore Pack, serta memakai sheet mask. Bisa dibilang kondisi kulit saya sedang cukup prima.

Oke, pagi harinya, saya selesai memakai foundie pada pukul 06.00. Ini foto ketika saya baru memakai riasan mata dan foundie, belum selesai make up seluruh wajah, dan TANPA concealer ataupun color-corrector sama sekali.

154157203795160705

Bisa dilihat bahwa warna kulit sudah rata sepenuhnya, namun di dahi memang ada jerawat kecil yang muncul (jerawat hormonal karena lagi ‘dapet’). Namun semua bekas-bekas jerawat dan warna yang tidak rata sudah tertutupi sempurna dan menghasilkan base makeup yang flawless.

Saat baru pakai foundie ini, saya langsung merasa wajah saya sangat matte dan tidak tacky. Maka saya pun memutuskan untuk tidak menggunakan loose powder dengan teknik baking, melainkan hanya dab-dab dengan pressed powder karena saya juga tidak mau look ini terlihat banyak layer dan powdery.

154157203795160705 (1)

Oh ya, saya akan menuliskan di akhir post ini semua produk yang saya pakai di makeup look kali ini supaya teman-teman juga bisa tau produk apa yang mendukung dalam uji coba pemakaian foundie estee kali ini.

Pada pukul 07.30 saya dan sepupu otw ke lokasi acara lalu foto-foto di luar gedung hingga pukul 09.30. Selama 2 jam ini, tidak ada oil yang terproduksi dan saya tidak melihat adanya keperluan untuk touch up sama sekali. Untungnya memang cuaca sedang cerah berangin (bukan terik panas menggentang), jadi meskipun memakai kebaya, saya juga tidak merasa terlalu bekeringat. Acara pelantikan pun mulai pada pukul 09.30 hingga 12.00. Selama acara berlangsung saya hanya duduk bersama tamu-tamu lainnya di semacam tenda beratapkan tarup dan di depan kami ada kipas angin yang sangat memadai. Foundie masih sangat sangat aman.

Sekitar pukul 12.00 tamu undangan dipersilakan makan siang prasmanan seperti kalau kita ke undangan pernikahan. Saya memilih menu sup, capcay, fillet ikan rica-rica, serta minum teh hangat. Sengaja pilih yang panas, berkuah, berminyak, dan pedas supaya bisa melihat apakah akhirnya foundienya goyah 😀 Tapi maaf lupa banget ngefoto makanannya sebagai bukti karena waktu itu sudaah sangat kelaparan secara terakhir makan adalah sebelum jam 6 pagi 😀

Setelah selesai makan dan minum, saya pun membersihkan sekitar mulut saya dengan kertas tisu, dan sangat-sangat surprisingly, foundienya tidak ada yang menempel sama sekali di tisunya. Namun di bagian T-zone sudah muncul shine tapi masih terlihat seperti glowy sehat bukan minyak yang greasy ataupun foundie yang mulai meleleh *nangis terharu*. Sebagus itu T_T

Ini foto setelah makan siang. Saya sudah touch up lipstiknya ya ini. Bisa dilihat bahwa wajah masih sangat-sangat terkontrol.

154157203795160705 (2)

Oke lanjut. Sekitar jam 1 siang kami pulang ke rumah, namun jam 4 sore berencana keluar lagi untuk makan malam dalam rangka syukuran keluarga. Saya tidak menghapus makeup, dan memang makeupnya terasa sangat nyaman sampai saya pun tidak merasa harus buru-buru membersihkannya. Beda yang ketika kita selesai suatu acara dan makeupnya sudah tidak karuan bentuknya, bleber ke saana kemari, patchy, luntur, dan segala macem, pasti kita pengennya segera cuci muka. Nah kalau ini tidak ada perasaan seperti itu sama sekali. Saya bahkan sempat tidur siang masih menggunakan makeup 😀

Bangun sekitar jam 3 sore, saya touch up sedikit karena memang mukanya beler banget secara baru bangun tidur. Touch upnya hanya menggunakan bloting paper, bedak, dan setting spray. Seperti ini penampakan saya setelah bangun tidur masih dengan makeup yang sama.

154157203795160705 (3)

Acara makan malam pun berlangsung, saya makan ayam ungkep, ayam goreng, dan tempe mendoan plus sambal yang cukup pedas. Hingga saat akhir waktu makan yaitu sekitar pukul 7 malam, foundie bener-bener masih menempel dengan baik, bahkan tidak ada bagian yang mulai luntur di T-zone yang notabenenya mulai oily.

Sepulang makan malam, saya masih melanjutkan jalan-jalan ke taman bermain lampion bersama anak dan orang tua saya. Seperti ini penampakan saat jalan-jalan sekitar pukul 8 malam.

154157203795160705 (4)

Mukanya udah capek 😀

154157203795160705 (5)

Di T-Zone terlihat shiny tapi masih wajar

Dan pada akhirnya, hari saya pun berakhir pada pukul 20.30. Kami pun pulang ke rumah. Berikut foto saya sesaat setelah pulang. Masih terlihat glowy sehat.

154157203795160705 (6)

Saya pun melepas jilbab serta dalaman jilbab yang berbahan rajut. Dan ternyata bahkan tidak ada foundie yang menempel di jilbab maupun di dalaman jilbab saya. Lalu saya mencoba bloting pakai tisu, seperti ini penampakan tisunya.

154157203795160705 (7)

Sebersih ini, hanya ada warna coklat muda sedikit di kiri bawah.

Sekitar pukul 23.00, saya akhirnya memutuskan sudah saatnya membersihkan wajah karena saya sudah sangat mengangtuk. Saya lalu mencoba men-swipe bagian di dekat hidung sebelah kiri dan dagu untuk melihat apakah foundienya terangkat. Ternyata setelah 17 jam sejak pemakaian pertama, foundie pun mulai transfer sedikit.

154157203795160705 (8)

Semoga bisa terlihat dari foto di atas, di bagian dekat hidung sebelah kanan dan dagu ada foundie yang sudah terhapus.

Lalu saya pun membersihkan wajah dengan face wipes, seperti ini hasilnya.

IMG_20181025_230049

Masih ada sebanyak ini foundie yang menempel di wajah saya bahkan setelah 17 jam.

Kesimpulan

Setelah saya sendiri mencoba foundie ini selama 17 jam dan full kegiatan dari pagi hingga malam, maka berikut ini kesimpulan yang saya dapatkan mengenai foundie ini:

  • Ringan di wajah, seperti tidak memakai foundie
  • Hasil natural
  • Warna tidak abu-abu di wajah, tidak oxidize
  • Tidak tacky atau lengket-lengket saat baru dipakai, langsung matte
  • Tidak memerlukan pemakaian bedak berlebihan untuk menge-setnya
  • Tidak transfer, tidak menempel di pakaian
  • Tidak mudah luntur dan pudar
  • Tahan tanpa touch up sekitar 9 jam
  • Tidak greasy sama sekali bahkan hingga pemakaian selama 17 jam
  • Tidak crease sama sekali di bawah mata dan smile line meskipun tidak pakai concealer
  • Tidak cakey
  • Coverage medium dan buildable, dapat menutupi warna tidak rata dengan baik meskpun tanpa concealer
  • Menyamarkan pori-pori
  • Tidak mengaksentuasi komedo dan jerawat
  • Semakin lama dipakai, semakin menyatu dengan kulit

Beberapa kondisi yang menurut saya mendukung percobaan ini bisa memberikan hasil yang baik adalah:

  • Karakter kulit saya yang berminyak namun memang tidak berlebihan dan bukan acne prone skin
  • Kondisi kulit wajah saya sedang cukup baik (komedo baru dibersihkan, tidak banyak jerawat matang, lumayan smooth)
  • Cuaca yang tidak terlalu panas dan lumayan berangin sehingga membuat saya tidak terlalu berkeringat dan mengeluarkan minyak

Dan terakhir, berikut daftar produk yang saya pakai di makeup look ini:

  • Wet n Wild & Canmake Brushes
  • Etude House Drawing Eye Brow – gray brown
  • Maybelline Brow Precise Fiber Volumizing Eyebrow Gel – medium brown
  • Colourpop No Filter Concealer – medium 28 (was medium 30) untuk membingkai alis
  • Innisfree Eye Primer
  • Colourpop Eye Shadow Palette – Give it To Me Straight
  • Maybelline Hyper Impact Eye Liner
  • L’oreal Lash Paradise Mascara
  • Wet n Wild Photofocus Primer – matte finish
  • Estee Lauder Double Wear Stay in Place SPF 10 – 2N2 Buff
  • Fanbo Beauty Blender
  • Wet n Wild Photofocus Pressed Powder – neutral buff
  • Wet n Wild Contouring Palette – dulce de leche
  • Elf Blush Palette – light
  • Wet n Wild Megaglo Highlighter – precious petals
  • Wardah Exclusive Lip Cream – 17 rosy cheeks
  • Wet n Wild Photofocus Setting Spray – matte finish

Penutup

Baiklah, demikian cerita pengalaman saya menggunakan foundie ini selama 17 jam dari jam 6 pagi hingga 11 malam. Semua cerita yang saya sampaikan di atas insya Allah jujur, mungkin ada yang lupa-lupa sedikit, namun insya Allah tidak mengubah kenyataan yang ingin disampaikan. Saya merasa sangat puas bisa membuktikan sediri kualitas dari foundie ini. Saya jadi bisa bilang sendiri bahwa foundie ini benar-benar worth the price.

Satu catatan adalah, karena foundie ini ternyata terbukti sangat sweat-proof, water-prrof, dan oil-proof, saya tidak menyarankan untuk dipakai jika teman-teman yang muslimah akan melewati waktu solat dan harus berwudhu, karena saya cukup yakin air tidak akan sampai ke kulit jika kita memakai foundie ini.

Semoga review ini bermanfaat bagi teman-teman yang baru akan membeli foundie ini, ya! Sampai ketemu di review beauty products selanjutnya!

*****

PS: 

Mohon tidak mengambil foto yang saya unggah di post ini, baik tanpa izin maupun tidak.

Mohon tidak mengambil review saya tanpa izin.

Mohon mencantumkan tautan post ini jika teman-teman mengambil sebagian atau seluruh isi post ini karena saya membuat post ini dengan usaha yang murni saya lakukan sendiri.

Mohon tidak mengambil hasil kerja orang lain tanpa izin dan tanpa memberikan tautan ke post aslinya.

Advertisements

Sorry

Standard

I feel so sorry that I left this blog for quite a long time. I didn’t even finish the 30-day writing challenge I promise myself to finish. Ini semua bermula sejak saya pindah ke kota baru, di mana saya harus mengurus rumah dan anak saya sendirian tanpa ada yang membantu sama sekali. Alhasil, saya tidak bisa menemukan waktu untuk menulis (atau memang niat saya kurang kuat saja). Saat anak tidur dan rumah sudah selesai diurus, saya lebih sering merasa kelelahan dan akhirnya ikut tidur juga.

Things have become better by now. I finally found my regular schedule as my son grows up. That’s why I want to go back here. I still have a lot of drafts I haven’t finished yet 😦 And also many things I want to write that I hope can be useful for ones who read them.

Would you let me start all over again? 😥

The Wizarding World of Harry Potter: Review and Tips

Standard

Unlike my other posts in this blog, I’m using English for this post especially for all Harry Potter fans out there who want to really enjoy their visit to The Wizarding World of Harry Potter. I know that some of you might want to read a review or tips before your visit, because I would do the same if I were you. The Wizarding World of Harry Potter that I will do a review on this post is the one in Universal Studio Osaka, Japan.

This autumn I finally went all the way to Osaka from Tsukuba (the place where I live now) just to reminisce my childhood memories, the story that never really leave us *I know you all feel the same way :”), the place where the magic happened, The Wizarding World of Harry Potter.

Just after I got off at the nearest station from the Universal Studio, Universal City Station, I was welcomed by Harry Potter posters every where. It is understandable since this Harry Potter theme is rather new (it was opened for public on July 15th, 2014). And just after we entered the main road towards the main gate of Universal Studio, Harry Potter soundtrack can be heard. At that time I thought I could cry of happiness and excitement T_T

IMG_0352

Main entrance of USJ

Well, I don’t want to spoil too many things, because I’m sure it would feel different when you enjoy it the first time without knowing anything about it 😀

So what are my review and tips for a day out at The Wizarding World of Harry Potter?

IMG_0410

Main entrance of WWHP

1. Come as early as possible

As we know in any theme park in the world, there are some regions related to a certain theme that we can enjoy in one theme park. In case of Universal Studio Japan (USJ), they have Hollywood, New York, Jurassic Park, Amity Village, Waterworld, Wonderland, and also our main highlight, The Wizarding Word of Harry Potter (WWHP). The system to enter WWHP is a bit different. Unlike other regions, you can’t just enter WWHP after you get your ticket from the main entrance. First, you have to take an entrance ticket to WWHP which you can get freely from a machine located exactly at the center of USJ (you can see the location from the map the staff will give you at the main entrance).

Why do you have to come earlier, because the line to take this entrance ticket is just like crazy. The machine will distribute a ticket with the time you can enter WWHP written on it. In my case, I came to the ticket machine at 9.15, and I got entrance time 11.20-12.20, which means I can enter WWHP during that time. But after we enter WWHP, actually we can enjoy it as long as we want. So the earlier you take the entrance ticket, the earlier you can enter WWHP, the more time you can enjoy it.

Note that they also have visitors limitation everyday. If the number of visitors reach that limit, the machine won’t distribute the ticket anymore. You don’t want to go home empty handed, right?

Actually you can also guarantee your entry to WWHP by buying special ticket at the main entrance. That ticket costs around 2000 yen. So if you want to buy it, you have to pay the ticket to enter USJ itself (6980 yen) plus special entry ticket (2000 something yen). If you have this ticket, you don’t have to line up for the ticket machine, and you can go in and out WWHP as you wish. You can find detail information about it from this website: http://www.usj.co.jp/e/attraction/att_detail/the-wizarding-world-of-harry-potter.html

2. After you enter WWHP, go straight to the main rides

WWHP consists of Hogsmeade and Hogwarts Castle. In Hogsmeade, you can find all those fancy shops that sell authentic and iconic souvenirs from the Harry Potter series, for example Zonko, Honeydukes, Owl Post and Owlery, Dervish and Banges, and so on.

IMG_0428

IMG_0433

In Hogwarts Castle, there are two main rides, “Harry Potter and The Forbidden Journey” and “Flight of The Hippogriff”. Trust me when I say it, the line of these rides are insane. Therefore, after you enter WWHP, don’t take pictures yet, don’t shop nor wandering around, you will have plenty of time to do it later. Just go straight to the rides so you can shorten your waiting time. FYI, when I first came to the ride, the waiting time was already 3 hours. When I was about to leave WWHP area, the waiting time became 4 hours! Gosh!

IMG_0524

3. Try Hogwarts Castle Walk

If you don’t have too many time in WWHP area because you also want to enjoy other areas, or you don’t want to line up for more than 2 hours for a ride, you can try Hogwarts Castle Walk. While visitors lining up to enter “Harry Potter and The Forbidden Journey” ride, they will enter Hogwarts Castle so that they can wait while enjoying the castle’s interior. The interior was absolutely beautiful, and consists of some important iconic props from the movie, for example the talking paintings, the house points counter, Dumbledore’s office, The Defense Against The Dark Arts classroom, and so on (again, I don’t want to spoil too much!).

So in Hogwarts Castle Walk, you can enter different line to be able to enter the castle, without having to line up for the “Harry Potter and The Forbidden Journey” ride. Good alternative, eh? Trust me, you don’t want to miss wandering around the castle.

4. Enjoy the street performances

There are two street performances, Frog Choir and Triwizard Spirit Rally. The performances were very beautiful. I enjoyed the choir so much, they sang some soundtracks from the movie with acapella style. And the Beauxbatons students wore the same uniforms they wore on the movie. Very pretty!

5. Flight of The Hippogriff

This ride is basically a usual typical roller coaster you can find anywhere. There is nothing special from this roller coaster, but if you want to stay only at WWHP area, it is worth a try. But if you will go to other areas, I recommend you to try roller coaster from Hollywood area because they are more challenging. And, if you have limited time in WWHP and it is not possible for you to ride both rides, you’d better choose The Forbidden Journey.

6. Take pictures of every detail

I thanked USJ management for making WWHP as detail as I could imagine. The buildings, interior decoration, some iconic properties (I don’t want to mention any of them here because I felt really surprise to find some stuffs that I didn’t expect to be there, and I want you to feel the same excitement as me 😀 ). So make sure to take pictures of all of them as they could be a lifetime souvenirs, too 🙂

7. Try the Butterbeer

Butterbeer is only sold at 3 places in the world, and USJ is one of them. It is sold in some stalls around the WWHP area so the line is not that long. You can buy it together with the mug souvenir, or only the Butterbeer with plastic cup. It is non-alcoholic, and the taste is like a soda drink (maybe root beer, I’m not sure) with float on top of it.

IMG_0488

Butterbeer with mug souvenir

8. Don’t mind other regions and stay until night

If you are a truly Harry Potter fans (just like me), I want to say that, don’t mind other areas, but just spend your time in WWHP until the USJ is closed. In my opinion, the rides at other areas are not that challenging nor exciting. I don’t know why, but maybe because I’ve been to Disneyland, Disneysea, and Fujikyu Highland, the rides in USJ are just typical. Especially Fujikyu Highland has more challenging rides, and Disney Resort offers more rides that you and your family (if you travel with kids) can choose.

And what so special about WWHP?

  • Obviously this is the only one WWHP in Asia, so if you live in Asia, this is the nearest WWHP you can choose.
  • Since WWHP area is new, there are so many people also visit it, and the line for the rides, restaurant, shops’ cashiers, and even toilet are horrible, so I’m sure most of our time here will be spent queuing. Therefore we need a whole day to explore every detail in WWHP area. We even will need a lot of time to choose what souvenirs we want to buy because all of them are very iconic and authentic ’till I wish I could buy all of them >_<
  • At night, there will be light up around Hogwarts Castle, so the castle will look even prettier than during the day. I didn’t stay until night in WWHP so I didn’t have any picture of it, but when I search #wizardingworldofharrypotter on Instagram, there are some people posts the picture of Hogwarts Castle at night, and it is so beautiful. I regret that I didn’t stay until late, so now I’m even planning to go there again for the second time before I leave Japan for goods 😀
See you again, Hogwarts!

See you again, Hogwarts!