Tag Archives: mount fuji

Shibazakura Festival at Mount Fuji Hill : Tips and Experience (May 2015)

Standard

Kembali lagi dengan cerita jalan-jalan di Jepang ๐Ÿ™‚

Bagi para wisatawan yang ke Jepang, dapat melihat, berfoto bersama, atau mendaki Gunung Fuji mungkin merupakan salah satu point penting di cek list perjalanan kita yang tak boleh terlewatkan.Tidak harus wisatawan aja sih, kami yang sedang tinggal di Jepang pun tak setiap hari dapat menikmati indahnya Gunung Fuji, dan berfoto bersamanya pun hanya dapat -dilakukan di tempat-tempat tertentu saja. Sudah banyak website yang membahas spot-spotย di mana kitaย dapat melihat Gunung Fuji dengan jelas. Salah satunya ada di website ini.

Saya sendiri selama dua tahun lebih tinggal di sini, sudah melakukan banyak attempt untuk dapat foto-foto bersama si gunung yang terkenal ini ๐Ÿ˜€ย Dua kali saya ke Hakone, Gunung Fujinya tertutup kabut, padahal cuaca relatif cerah. Ketiga kalinya, alhamdulillah saya bisa melihat Gunung Fuji dengan jelas melalui jendela shinkansen waktu perjalanan dari Tokyo ke Kyoto ๐Ÿ™‚ Dan keempat kalinya adalah saat saya ke Shibazakura Festival ini ๐Ÿ™‚

Shibazakura Festival adalah festival melihat bunga shibazakura, atau pink moss dalam bahasa Inggris. Di Jepang sendiri sebenarnya banyak spot festival shibazakura, seperti dua tahun lalu saat Golden Week 2013, alhamdulillah saya berkesempatan ke festival shibazakura di Chichibu.

Shibazakura Festival, Chichibu, Mei 2013

Shibazakura Festival, Chichibu, Mei 2013

Salah satu festival Shibazakura yang recommended tentu saja yang di kaki Gunung Fuji ini, karena tidak hanya dapat melihat indahnya bunga pink moss, kita juga dapat menikmati hamparan bunga pink moss ini berdampingan dengan Gunung Fuji nya sendiri.ย Dobel deh untungnya ๐Ÿ™‚

Shibazakura Festival tahun 2015 ini diadakan mulai tanggal 18 April sampai 31 Mei 2015. Biasanya tiap tahun tidak berubah terlalu jauh jadwalnya, a.k.a. sekitar pertangahan April sampai akhir Mei. Berdasarkan riset yang telah saya lakukan sebelum berangkat, waktu terbaik untuk mengunjungi festival ini adalah 3 minggu pertama bulan Mei, dan tidak saat weekend ๐Ÿ˜€

Access/ How to get there

Terdapat beberapa pilihan transportasi menuju Shibazakura, ada yang menggunakan kereta, bus, atau mobil. Karena kami tidak punya mobil, pilihan transportasi kami yaitu antara kereta dan bus, dan tentu saja naik bus lebih murah ๐Ÿ™‚ Karena itu saya hanya akan menjelaskan cara ke sana dengan naik bus.

Sebenarnya banyak sekali jalur bus yang menuju Shibazakura ini. Informasi lebih lengkapnya bisa diperoleh di sini. Namun karena alasan kepraktisan dari tempat tinggal kami, kami memilih menaiki Highway Bus dari Shinjuku. Tiket bus menuju Shibazakura ini dapat dibeli secara online di website ini. Sebenarnya bisa juga kita beli langsung di counternya saat hari H. Namun mengingat festival ini yang diadakan hanya di waktu yang terbatas, kita tidak dapat memastikan bisa dapat seat di bus kalau baru beli saat hari H. Jadi saya merekomendasikan untuk beli tiket jauh-jauh hari sebelumnya, dan berangkat sepagi mungkin supaya bisa menikmati festivalnya lebih lama ๐Ÿ™‚

Nah kembali ke cara memesan tiket secara online di website yang sudah saya sebutkan di atas. Seperti yang sudah disebutkan dengan jelas di website tersebut, untuk menuju Shibazakura, kita harus menaiki bus yang menuju Kawaguchiko Station. Baru dari situ kita sambung naik bus Shibazakura liner yang tiketnya hanya dapat dibeli di Kawaguchiko Station bus terminal no 7 (dapat berubah sewaktu-waktu, karena ini hanya berdasarkan pengalaman saya kemarin). Perlu diingat bahwa Shibazakura liner ini hanya ada setiap 30 menit sekali, dan perjalanan dari Kawaguchiko Station ke spot Shibazakuranya sendiri juga memakan waktu 30 menit. Karena itu sangat penting untuk datang sepagi mungkin karena jika terlewat beberapa detik saja bus sebelumnya, kita harus menunggu 30 menit untuk bus selanjutnya ditambah 30 menit lagi perjalanan menuju Shibazakura ๐Ÿ˜ฆ

Untuk ringkasnya, berikut ini ringkasan perjalanan menuju Shibazakura:

  1. Beli tiket online, pilih jalur Shinjuku ke Kawaguchiko Station, 1750 yen per orang sekali jalan. Sebaiknya beli langsung tiket round trip saja.
  2. Dari Shinjuku Station, keluar di West Exit, menuju terminal Highway Bus. Jika kita memesan online, akan ada peta letak terminal bus yang dikirim ke email kita. Jika ingin membeli langsung, counter bus ini terletak dekat dengan Yodobashi.
  3. Perjalanan dari Shinjuku ke Kawaguchiko Station, kurang lebih 1,5 sampai 2 jam jika lalu lintas lancar.
  4. Sampai Kawaguchiko Station, menuju terminal bus Shibazakura Liner, beli tiket bus, 1900 round trip, sudah termasuk tiket masuk spot Shibazakura.
  5. Sekitar 1 jam sampai 45 menit sebelum waktu bus pulang dari Kawaguchiko Station ke Shinjuku, sudah menuju terminal bus Shibazakura Liner menuju Kawaguchiko Station. Ingat, perjalanan dari Shibazakura ke Kawaguchiko Station memakan waktu 30 menit, nggak mau dong ketinggalan bus pulang ke Shinjuku gara-gara mepet-mepet pulang dari Shibazakuranya ๐Ÿ™‚

Our Experience

Seperti yang sudah saya ceritakan di atas, waktu terbaik mengunjungi festival ini adalah 3 minggu pertama bulan Mei. Minggu pertama bulan Mei adalah Golden Week, jadi sudah dapat dipastikan jalanan akan macet (yes, di Jepang juga bisa macet kok) dan di mana-mana penuh sama wisatawan lokal, maka kami pun menghindari minggu pertama. Minggu kedua, kebetulan ada acara festival internasional di Tsukuba. Karena kami jadi panitia, maka kami pun tidak dapat pergi pada minggu kedua. Kesempatan terakhir kami adalah sepanjang minggu ketiga Mei.

Setelah mengecek ramalan cuaca, pada akhir minggu ketiga bulan Meiย diperkirakan hujan. Karena ini (mungkin) akan menjadi tahun terkhir saya di Jepang, saya bertekad untuk datang ke festival ini di saat terbaiknya ><ย Beruntungnya lab saya adalah tipe lab yang tidak harus ke lab setiap hari. Maka kami pun memutuskan pergi di hari Rabu minggu ketiga Mei ๐Ÿ™‚

Kami baru memesan tiket online hari Seninnya, alhasil kami dapat bus yang jam 10.40 dari Shinjuku. Cukup siang, tapi alhamdulillah masih dapat tiket bus, karena beberapa detik setelah kami memesan tiket bus ini, yang jam 10.40 sudah penuh juga. Ketat sekali persaingan, sodara sodaraahh…

Hari Rabu, kami berangkat naik bus dari Tsukuba pukul 07.45, sampai di Tokyo Station jam 09.30. Disambung naik kereta dari Tokyo ke Shinjuku sekitar 20 menit, alhamdulillah kami sampai di Shinjuku Station pukul 10.00. Masih ada waktu istirahat sebelum menuju terminal bus.

Highway Bus menuju Kawaguchiko Station

Highway Bus menuju Kawaguchiko Station

Pukul 10.40 bus berangkat sesuai rencana, dan sesampainya kami di Kawaguchiko station, sekitar jam 12.30 lebih sedikit, bus Shibazakura Liner yang jam 12.20 baru saja berangkat T_T karena itu kami harus menunggu bus yang jam 12.50. Sambil menunggu bus, dari terminal bus ternyata Gunung Fujinya sudah terlihat bergitu dekat ๐Ÿ™‚

Kawaguchiko Station berlatar belakang Gunung Fuji

Kawaguchiko Station berlatar belakang Gunung Fuji

Pukul 12.50 kami naik bus, sampai di Shibazakura sekitar pukul 13.30. Alhamdulillah cuaca cerah namun angin cukup sejuk. Kami pun berfoto-foto dengan bantuan tongsis dan para pengunjung lain yang berbaik hati memfotokan kami ๐Ÿ™‚

Shibazakura dan Gunung Fuji

Shibazakura dan Gunung Fuji

Karena selalu jalan-jalan cuma berdua saja, sekarang kami sudah tahu bagaimana cara meminta bantuan wisatawan lain untuk memfotokan kami. Pertama, salah satu di antara kami berdiri di spot yang diinginkan, kemudian yang satunya mengatur kamera agar menangkap angle yang paling bagus. Kemudian cari wisatawan yang jalan-jalan berdua juga, karena biasanya mereka lebih ramah dalam membantu pasangan lainnya (senasib gitu lho ๐Ÿ˜€ ). Lalu meminta wisatawan tersebut untuk memfotokan dengan menunjukkan angle yang sudah diatur sebelumnya. Berikut salah satu hasil foto terbaik yang kami dapatkan ๐Ÿ˜€

IMG_2430Ga ketinggalan foto-foto pake tongsis juga ๐Ÿ˜€

20150513_140116Di spot festival ini juga ada beberapa stand makanan. Kami sendiri sebenarnya sudah menyiapkan bekal dari rumah karena khawatir tidak ada yang bisa dimakan di sini. Tapi ternyata ada yang jual taiyaki dan pancake udang. Kami pun mencoba pancake udangnya yang alhamdulillah lumayan enak dan nambah-nambahin variasi bekal makan siang kami.

Bus yang akan membawa kami dari Kawaguchiko Station ke Shinjuku dijadwalkan pukul 17.10, maka pukul 15.30 kami sudah menujuย terminal bus Shibazakura, dan berhasil naik bus yang pukul 16.00. Sampai lagi di Kawaguchiko Station pukul 16.30, kami sempat istirahat ke toilet dan membeli souvenir sebelum menaiki bus pulang.

*****

Alhamdulillah, perjalanan hari ini bisa dikategorikan sebagai sukses dan lancar. Lalu lintas tidak macet, cuaca cerah, Gunung Fuji tidak tertutup kabut, dan berhasil mendapatkan beberapa foto yang bagus dan bisa menjadi kenang-kenangan di masa tua ๐Ÿ™‚ Sampai jumpa di cerita jalan-jalan berikutnya!

Advertisements

Fujikyu Highland

Standard

Setelah sibuk membereskan apato hingga layak huni, sekarang saatnya jalan-jalan lagi menikmati sisa Spring Recess yang tinggal kurang dari seminggu ๐Ÿ˜ฆ Karena kami sama-sama menyukai amusement park, sementara Disney Resort sudah pernah kami kunjungi, maka kali ini tempat yang kami pilih adalah Fujikyu Highland.

Honeymoon Part 2 – 3 April 2014

Bagi penyuka amusement park, saya yakin Fujikyu Highland akan memberikan pengalaman berbeda dari amusement park lainnya ๐Ÿ™‚

Dalam bahasa Jepang, Fujikyu ditulis sebagai ๅฏŒๅฃซๆ€ฅ (ๅฏŒๅฃซdibaca fuji dan ๆ€ฅ dibaca kyuu). Sesuai namanya, amusement park ini terletak dekat dengan Gunung Fuji. Jika cuaca cerah, kita dapat bermain-main di sini sekaligus menikmati pemandangan Gunung Fuji di latar belakangnya. Indah sekali ๐Ÿ™‚ Kemudian kanji ๆ€ฅ berarti fast atau cepat, dan inilah yang menjadi daya tarik utama park ini. Fujikyu menawarkan wahana-wahana ekstrim yang memiliki kecepatan lebih (maupun tingkat ke-ekstrim-an lainnya) daripada wahana yang pernah ada di park-park lain.

Akses : Dari stasiun Shinjuku, naik Highway Bus dari west exit. Tiket dapat dipesan secara online di website ini http://www.fujiq.jp/en/qpack/. Dapat juga dibeli langsung di counter Highway Bus tersebut yang ada di west exit juga.

Tiket : Untuk masuk ke Fujikyu Highland, kita dapat membeli tiket terusan maupun tidak. Harga tiket terusan untuk dewasa 5200 yen, dengan tiket ini kita bisa masuk wahana apa pun sepuasnya. Harga tiket tidak terusan untuk dewasa 1400 yen. Dengan tiket ini, kita hanya membayar masuknya saja, nanti untuk main di wahana-wahananya, akan ada harga yang berbeda dari masing-masing wahana.

Terdapat juga tiket Q-Pack, yaitu tiket masuk terusan plus Highway Bus round trip. Waktu saya ke sana, harga tiket ini satu orang 7000 yen. Sekarang saat saya cek di website di atas, harganya menjadi 7300 yen. Mungkin memang sudah naik disebabkan naiknya pajak di Jepang yang mempengaruhi harga semua barang.

IMG_4007

Ya, bisa dilihat di foto di atas, sewaktu kami ke sini, cuaca sedang hujan ๐Ÿ˜ฆ Namun karena sisa waktu suami saya di sini tinggal sampai tanggal 8 dan hari-hari setelah ini jadwal kami sudah padat lagi, kami pun memutuskan tetap pergi. Alhamdulillah karena hujan, tidak terlalu banyak yang datang hari ini ๐Ÿ˜€

Kembali ke wahana-wahana Fujikyu. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, Fujikyu menawarkan wahana-wahana ekstrim, beberapa yang terkenal yaitu

IMG_4083

Takabisha, roller coaster with “the steepest drop in the world at 121ยฐ

Fujiyama, the "KING OF COASTERS"

Fujiyama, the “KING OF COASTERS”

“Eejanaika” yang disebut sebagai 4th dimension roller coaster karena selain mengikuti rel roller coasternya, kursi kita juga akan diputar-putar +_+ Dan masih banyak lagi silakan cek di sini http://www.fujiq.jp/en/attraction/ ๐Ÿ˜€

Ketika kami sampai di sini sekitar pukul 10.00, hujan masih agak lebat, akibatnya wahana-wahana ekstrim ini tidak ada yang dibuka. Saat hendak menukarkan tiket yang dibeli di Shunjuku West Exit dengan tiket yang ada barcode-nya di sini, petugasnya bertanya, apakah mau tetap menukarkan tiketnya meskipun hujan. Ternyata tiket ini masih berlaku hingga seminggu ke depan. Jadi jika kami berubah pikiran, kami masih masih bisa kembali lagi di hari lain saat cuaca cerah. Namun karena keterbatasan waktu kami, kami tetap menukarkan tiket pada hari ini.

Alhamdulillah, masih banyak wahana-wahana lain yang dapat dinikmati meskipun hujan, yaitu wahana indoor dan wahana outdoor yang tidak terlalu ekstrim.

Wahana pertama yang kami masuki yaitu Evangelion. Sebenarnya ini tidak bisa dibilang wahana, secara isinya hanya semacam museum figur-figur dari anime Evangelion. Jika kamu mengikuti anime ini, worth it banget masuk sini karena banyak spot-spot foto yang nampak seperti real.

Dari dulu pengen jadi pemain piano tapi ga kesampean :D

Dari dulu pengen jadi pemain piano tapi ga kesampean ๐Ÿ˜€

Wahana kedua adalah Ultimate Fort. Di wahana ini, ceritanya kita terjebak di suatu penjara, dan kita harus memecahkan kode-kode yang ada untuk dapat kabur dari penjara tersebut. Suami saya yang awalnya semangat sekali masuk wahana ini, karena telah membaca ulasannya di internet bahwa ini bukan bohong-bohongan. Saya sendiri awalnya tidak terlalu percaya bahwa akan sulit teka-tekinya.

Selama mengantre, terdapat beberapa monitor yang menjelaskan stage-stage yang harus dilalui dalam wahana ini. Total ada 4 stage. Masing-masing stage ada batas waktunya, jadi jika kita tidak berhasil memecahkan teka-teki di satu stage, kita tidak dapat melanjutkan ke stage berikutnya. Di monitor ini, ditampilkan gambaran umum stage 1 sampai stage 3, sedangkan stage 4 “is a mistery world” katanya, kita tidak diberi tahu apa yang akan kita hadapi di stage 4.

Di stage 1, kita diberi kartu seperti ini.

photo

Kartu ini harus kita masukkan ke slot tersembunyi seperti di mesin ATM. Nanti di kartu tersebut akan di-print gambar-gambar tertentu pada baris pertama. Kemudian kita harus mencari slot lain dan kita harus mendapatkan gambar yang sama persis di kolom yang sama. Jika kita memasukkan ke mesin yang salah, gambar kita akan dicoret, yang artinya kita harus mengulang mencari lagi sampai benar-benar ketemu 3 buah gambar yang sama persis dengan gambar di baris 1.

Dan ternyata tidak mudah sama sekali mencari slot ini! Banyak slot-slot jebakan, dan tentu saja jika salah, harus mengulang lagi >_< Hasilnya bisa ditebak, saya dan suami tidak dapat menyelesaikan misi ini dalam batas waktu yang ditentukan. Bisa dilihat bahwa kami tidak berhasil mendapat gambar “map”, dan gambar “lilin” serta “baju” yang sudah kami dapatkan dengan benar juga ikut disilang. Kami dan (ternyata) semua pengunjung lain pun gagal di stage 1 >_<

Sekeluarnya dari wahana ini, kami pun penasaran, lalu iseng mencari ulasannya di internet. Siapa tahu ada yang pernah berhasil dan menuliskan kunci jawabannya atau trik-triknya ๐Ÿ˜€ Dan ternyata saudara-saudara,ย  sejauh ini baru 2 orang yang berhasil sampai stage 4 dan lolos dari “penjara” (menurut website ini http://kitsuneverse.blogspot.jp/2013/08/japancan-you-escape-ultimate-fort.html), dan itu pun setelah mencoba ribuan kali. Oke, jadi memang wahana ini tidak main-main, dan wajib dicoba buat kamu yang suka dengan teka-teki ๐Ÿ˜€ Dan tebak apa, karena penasaran, kami pun masuk ke wahana ini sekali lagi dengan membawa kartu yang sudah kita gunakan di percobaan pertama, untuk dicoba lagi dimasukkan ke slot-slot lain. Tapi kami pun masih gagal di percobaan kedua ini ๐Ÿ˜›

Wahana lain yang kami naiki antara lain Tondemina, dan Nagashimasuka yang basah banget jadi kalau tidak mau basah-basahan, jangan ke wahana ini di awal. Dalam kasus kami, karena kami sudah basah karena hujan, jadi tidak terlalu berpengaruh ๐Ÿ˜€

Satu lagi wahana yang ingin saya ulas adalah “Super Scary Labyrint of Fear”. Lagi-lagi suami saya duluan yang sudah membaca ulasannya di internet, yaitu bahwa wahana ini pernah didatangi oleh personel JKT48, dan sekeluarnya dari wahana ini, mereka pada nangis ๐Ÿ˜€ Wow, sepertinya memang benar-benar seram ya. Sayang sekali, kami tidak sempat mencoba wahana ini karena wahana ini memiliki batas waktu. Wahana ini hanya dibuka hingga pukul 16.30 dan saat kami mendatangi wahana ini sudah pukul 16.45 sehingga sudah ditutup ๐Ÿ˜ฆ Gedung wahana ini didesain seperti bangunan rumah sakit lama yang sudah bobrok, lengkap dengan burung gagak bohong-bohongan khas cerita-cerita horor.

IMG_4053

*****

Saya sangat merekomendasikan amusement park ini bagi kamu yang suka wahana-wahana menantang yang menguji adrenalin. Tapi, untuk yang ingin jalan-jalan dengan membawa anak kecil, rasanya kurang worth it kalau jauh-jauh ke sini, karena meskipun memang ada wahana yang diperuntukkan bagi anak-anak, wahana tersebut sangat standar dan bisa ditemukan di amusement park mana pun di tengah kota (tidak perlu jauh-jauh ke Gunung Fuji). Restoran dan toko souvenirnya pun biasa banget karena amusement park ini tidak memiliki tokoh yang iconic seperti layaknya Disneyland. Akhir kata, wahana favorit saya dan suami adalah “Ultimate Fort”. Bahkan kami berencana ke sini lagi suatu saat nanti untuk mencobanya lagi ๐Ÿ˜€